A.
TUJUAN
PEMBELAJARAN:
Melalui
diskusi siswa dapat :
1. .Menjelaskan pengertian Website
1. Menjelaskan Jenis-jenis
Website
2. Memahami Merencanakan Website
3. Mengaplikasikan
cara membuat Website
4.
Membedakan antara
website statis dengan website dinamis
B.
MATERI
AJAR:
Website adalah kumpulan
dari halaman - halaman situs, yang terangkum dalam sebuah domain atau
subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web ( WWW ) di dalam
Internet.
Website atau situs dapat diartikan
sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam
atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik
yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang
saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan
halaman (hyperlink).
Website
(situs web) atau bisa juga disebut Web adalah halaman yang ditampilkan di
internet yang memuat informasi tertentu (khusus). Web pertama kali
diperkenalkan pada tahun 1992. Hal ini sebagai hasil usaha pengembangan yang
dilakukan CERN di Swiss. Internet dan web adalah dua hal yang berbeda. Internet
yaitu yang dapat menampilkan web-nya, sedangkan web adalah yang ditampilkannya
yang berupa susunan dari halaman-halaman yang menggunakan teknologi web dan
saling berkaitan satu sama lain.
Jenis-jenis
Website
a.
Berdasarkan
sifat/Content Management System(CMS) dibagi 2
1.
Website Statis Website Statis adalah web yang mempunyai halaman
tidak berubah. Artinya adalah untuk melakukan perubahan pada suatu halaman
dilakukan secara manual dengan mengedit code yang menjadi struktur dari website
tersebut.
2. Website
Dinamis
Website Dinamis merupakan website yang secara
struktur diperuntukan untuk update
sesering mungkin. Biasanya selain utama yang bisa diakses oleh user pada
umumnya, juga disediakan halaman backend untuk mengedit kontent dari website.
Contoh umum mengenai website dinamis adalah web berita atau web portal yang
didalamnya terdapat fasilitas berita, polling dan sebagainya
b.
Berdasarkan
fungsi dan kegunaan
1. Web Perorangan,
yaitu situs yang digunakan untuk menceritakan tentang biografi diri,
pengalaman pribadi, dsb (contoh : Blog Pribadi)
2. Web Komersial (Company Profile / Online Shop Website, biasa
menggunakan .com, .co.id,
dsb), yaitu situs yang dipakai untuk menunjukkan
produk dan jasa suatu perusahaan, atau
juga dapat melakukan transaksi penjualan
online (dengan sistem shopping cart system)
3. Web Pemerintahan (di Indonesia menggunakan .gov.id), situs
jenis ini hanya boleh dipakai
untuk keperluan website pemerintahan yang resmi4. Web Non-Profit
(biasanya menggunakan .org, .edu, dll), website jenis-jenis
ini biasanya
digunakan hanya untuk yayasan,
sekolahan,
c.
Berdasarkan
tujan dan kebutuhan
1.
.
Website Pribadi/Personal
website personal atau pribadi, biasanya
digunakan untuk berbagi (sharing). Apakah itu berbagi ilmu dan
pengetahuan, pengalaman, maupun tips dan trik yang dimiliki. Jenis website
pribadi/personal ini biasanya adalah sebuah blog dimana sebagian besar isinya
adalah kumpulan artikel miliknya sendiri atau yang ditulis orang lain.Biasanya
si pemilik website mendapatkan penghasilan dari iklan yang ditampilkan di
websitenya dan/atau dari donasi/sumbangan dari pengunjung websitenya. Si
pemilik website selain menampilkan iklan di websitenya, dia juga mungkin
menjual produk/jasanya sendiri dan/atau produk/jasa pihak lain sebagai reseller
atau afiliasi.
2.
Website Perusahaan (Company
Profile)
website perusahaan, digunakan untuk
menyampaikan informasi-informasi tentang perusahaan itu sendiri. Website ini
tergantung pada seberapa banyak informasi yang ingin ditampilkan. Dan
tergantung kepada perusahaan itu sendiri apakah perusahaan besar, perusahaan
menengah, atau perusahaan kecil. Juga tergantung kepada jumlah produk/jasa yang
dimiliki dan juga seberapa banyak informasi yang ingin ditampilkan untuk
masing-masing produk/jasa yang dimiliki.
3.
website
Organisasi
Jenis website
organisasi ini memang mirip dengan website company profile. Tetapi, tentu saja
tergantung dari organisasi itu sendiri dan tujuan didirikan websitenya. Dan
tergantung pada seberapa banyak informasi yang ingin disampaikan. Apakah
website tersebut hanya sebagai penyampaian informasi dan penjelasan tentang
organisasi tersebut, dan/atau sebagai penggalangan dana, massa, dan petisi.
4.
Website
E-Commerce atau Toko Online
Website e-commerce atau
toko online adalah suatu website yang bertujuan untuk menjual satu atau lebih
barang dan/atau jasa dengan menggunakan media elektronik sebagai media
penyampaian informasi dan/atau media transaksi barang/jasa tersebut.Transaksi
pada website e-commerce atau toko online dapat dilakukan dengan cara langsung
pada website tersebut dengan menggunakan kartu kredit atau layanan perbankan
online. Atau dengan menggunakan transfer melalui rekening bank atau menggunakan
jasa perbankan lainnya. Pada website e-commerce dengan multi seller (penjualnya
lebih dari satu), biasanya dilakukan pertemuan antara penjual dengan calon
konsumen secara offline terlebih dahulu. Setelah itu barulah transaksi tersebut
dapat dilakukan. Metode transfer bank pada website seperti ini biasanya terjadi
pada penjual-penjual yang sudah dipercaya.Yang paling diperlukan pada website
e-commerce adalah kepercayaan. Kepercayaan ini bisa dilihat selain dari
desainnya yang tidak “main-main” atau “asal-asalan”, juga dari reputasi dan
sistem keamanan yang dimilikinya.
5.
Website
Berita
Website berita adalah suatu website yang
sebagian besar isi atau kontennya adalah berita. Website berita pada dasarnya
sama dengan website yang menyediakan informasi. Website berita sebagian besar
mempunyai wartawannya sendiri untuk menyuguhkan berita di websitenya. Walaupun
ada juga yang hanya mengumpulkan berita dari website-website berita lainnya.
Website berita di Indonesia biasanya dimiliki oleh perusahaan media massa (media
cetak, radio, maupun televisi). Tetapi, bisa juga dimiliki oleh wartawan atau
sekelompok wartawan.
d.
Berdasarkan fungsinya
.1. Search Engine.
Website Search Engine
adalah website yang menyediakan layanan mesin pencari. Fungsi dari website ini
adalah sebagai pencari seluruh website yang telah terdaftar di internet. Selain
itu website jenis ini juga dapat mencari isi konten berdasarkan keyword
pencarian yang dimasukkan melalui mesin pencari. Contohnya adalah Google, dan
Yahoo.
2. Blog
Blog adalah bentuk
website yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada
sebuah halaman web umum. Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam,
sebagai catatan harian, media publikasi
dalam sebuah kampanye politik, smenampilkan
program-program media dan perusahaan-perusahaan
3. Networking dan
Sosial Media.
Website ini merupakan
website yang memungkinkan user yang telah menjadi member bisa dengan mudah
berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi konten dari halaman mereka dan
dapat berinteraksi dengan rekan member yang lain. Contoh dari website
networking ini adalah facebook dan twitter.
4. Forum.
Website forum
sebenarnya hamper sama dengan website networking, namun lebih berfokus pada
interaksi para member untuk berdiskusi maupun bertukar informasi dan pemikiran
sesuai dengan fokus atau kategori yang terdapat didalam forum tersebut. Website
forum yang terbesar di Indonesia saat ini adalah kaskus.
5. Portal Berita dan Informasi
Portal berita dan
informasi adalah website yang berfungsi untuk mengelola dan mempublikasikan
berita kepada para pengunjung di internet, konten website ini harus selalu
diperbarui setiap harinya Situs-situs berita ini seperti layaknya koran,
majalah dan buletin online. Konsep dan karakteristik situs berita berbeda-beda
sesuai dengan jenis berita dan target pembacanya. Beberapa contoh situs berita
adalah detik, kompas, cosmopolitan dan lain-lain.
6. Multimedia.
Website yang
menyediakan fasilitas multimedia. Website ini dapat melakukan streaming untuk
video, maupun audio tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu. Untuk mengakses
website multimedia akan diperlukan internet dengan kecepatan koneksi yang cukup
tinggi.
7. E-Learning
Biasanya website
e-learning dimanfaatkan oleh organisasi pendidikan dan perusahaan untuk
menyediakan fasilitas belajar dan pelatihan melalui internet.
8. E-Commerce.
Website E-Commerce
merupakan website yang bersifat komersial atau website yang bertujuan untuk
melakukan perdagangan secara online atau direct selling. Website E-Commerce
berperan sebagai toko virtual dimana para pengunjung dapat melihat, memilih
serta melakukan pembelian atas produk yang di publikasikan dalam website
tersebut. Contoh website E-Commerce yang paling terkenal adalah E-Bay.
9. Cloud
Website Cloud adalah
pengembangan dari website media sharing dimana website ini memberikan fasilitas
penyimpanan file sekaligus berbagi file bagi anggotanya. dengan fitur
sinkronisasi file, pengguna dapat melakukan sinkronisasi otomatis file-file
tertentu di Device yang terkoneksi dengan cloud server tanpa perlu melakukan
upload file manual. Beberapa contoh website cloud antara lain Dropbox, SkyDrive
dan GoogleDrive.
'10. Corporate Website
Corporate Website
adalah website yang cukup kompleks yang berisi informasi lengkap mengenai
perusahaan secara corporate, baik dari latar belakang, pengurus, jasa
perusahaan sampai kegiatan-kegiatan suatu perusahaan.
Merencanakan sebuah website.
langkah-langkah dalam
merencanakan sebuah website
perencanaan
website
1. Tujuan Anda Membuat
Website
Apa yang menjadi tujuan membuat website
ini? Apakah untuk :
- Memperkenalkan
dan menyebar luaskan profil perusahaan Anda?
- Memasarkan
produk-produk Anda?
- Untuk
membangun interaksi dengan prospek dan konsumen Anda?
- Untuk
kepentingan personal branding?
·
atau ada hal lainnya? Menentukan tujuan website ini menjadi
sangat penting, karena berbeda tujuan sebuah website bisa berbeda pula jenis website
tersebut.
2. Target Website
Apa yang ingin dicapai
oleh website Anda? Target ini adalah perluasan dari tujuan. Misalkan tujuan
saya membuat website adalah untuk personal
branding, maka inilah yang menjadi target website
saya.
- Memiliki
1000 pelanggan artikel dalam 2 tahun.
- Ada
2000 orang yang me-like halaman Facebook profil saya dalam 1
tahun.
- Saya
dikenal sebagai seorang ahli (expert) dalam bidang bisnis saya.
- Dalam
2 tahun, saya sudah bisa menulis buku dari web saya (saya sudah membukukan
website saya).
3. Nama Website
4. Jenis Website
Tentukan
pula apa jenis website yang mau Anda buat. Jika tadi Anda sudah menentukan
tujuan maka tentunya tak sulit bagi Anda untuk tahu jenis website apa yang mau
Anda buat.
Jika tujuan
Anda adalah untuk personal branding, maka jenis website yang cocok untuk Anda buat adalah blog.
Contoh website blog misalnya seperti www.radityadika.com.
Cara Membuat Website.
- Kunjungi
situs penyedia Layanan pembuatan Website, disini akan saya beri contoh
menggunakan situs penyedia layanan yang cukup populer di Indonesia, yaitu IDHostinger.
Langsung saja kunjungi http://www.idhostinger.com/
- Setelah
terbuka, selanjutnya klik Buat Akun. Letaknya ada di pojok kanan
atas, dekat form login.
- halaman ini Anda diwajibkan mengisi. Nama,
E-mail dan Password Anda. Isikan sesuai tempatnya.
- Jangan
lupa centang, Saya setuju dengan Ketentuan Penggunaan Layanan.
- Selanjtunya,
kita buka Tab Baru dan masuk ke Email kita, untu mengaktivasi Akun kita.
Nanti ada dua Email dari yang dikirim oleh IDHostinger, Anda lihat saja
yang pertama atau yang paling bawah.
- Tingal
Anda klik atau salin link tersebut ke Address Bar dan klik Enter.
- Disini
kita akan disuruh memilih Paket Hosting yang akan kita pakai nanti untuk
Membuat Website. Karena kita hanya akan Membuat Web untuk Belajar saja,
maka kita Order saja yang Paket Gratis.
- Kalau
diatas kita sudah memesan Hostingan makan setelah itu kita akan diberi
hadiah SubDomain. Untuk SubDomainnya ada banyak pilihan, silahkan Anda
pilih yang paling cocok atau sesuai dengan selera Anda. Lalu klik Buat.